Anggota DPRD Tuding Jokowi Bohongi Warga Karena Jakarta Masih Banjir | Terasing.com | Cerita Dewasa | Foto Hot | Prediksi Bola

Togel Online Agen Bola Agen Bola Agen Poker Domino99 Capsa AduQ BandarQ Online Agen Togel Online Asli4D Agen Poker BandarKiu Online ituQQ Agen Judi BandarQ BandarPoker Domino Online Indonesia Agen Judi Online Casino & SportsBook Agen Poker Domino QQ Online Agen Poker Domino QQ Online Judi Poker Domino 99 Online Judi Poker Domino 99 Online Agen Togel Nasional Online Judi Casino dan Togel Online Indonesia Poker Online
Top Live Score dan Prediksi Online Live Togel Agen Judi Bola SBOBET Casino & Taruhan bola Online
Texas Poker Uang Asli Golbet88 - Agen Bandar Betting Bola Online

Anggota DPRD Tuding Jokowi Bohongi Warga Karena Jakarta Masih Banjir

Poker Online Poker Online

Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Ahmad Husein Alaydrus mempertanyakan kinerja Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) terkait masalah banjir di Jakarta. Pasalnya, saat ini sejumlah wilayah Jakarta masih terendam banjir.

Anggota DPRD Tuding Jokowi Bohongi Warga Karena Jakarta Masih Banjir

Husein menyesalkan pernyataan Jokowi yang menyebutkan bahwa Dewa saja belum tentu bisa mengatasi banjir di Jakarta. Menurut Husein, Jokowi tidak secara langsung telah mengakui bahwa dirinya tidak bisa mengatasi banjir di Jakarta.

“Dia Dewa saja belum bisa mengatasi banjir itu tidak pantas, itu bukti dia (Jokowi) tidak bisa menangani banjir, warga Jakarta dibohongi Jokowi,” ujar Husein seperti dikutip dari Okezone.com, Jumat (23/11/2012).

Habib Husein, sapaan Husein, menuturkan belum melihat bukti dari janji Jokowi saat kampanye dulu. Jokowi yang berjanji akan turun langsung ke lapangan, hingga saat ini belum terlihat melakukannya. “Jokowi janjinya mau turun, saya belum lihat dia,” kata Husein.

Menurut Habib Husein, Jokowi harus segera melakukan tindakan agar banjir bisa segera diatasi. Ia menyarankan agar mantan Wali Kota Solo itu segera melakukan penormalan sungai di sejumlah wilayah rawan banjir.

“Solusinya, ya dengan melakukan normalisasi kali dan warga yang di pinggir kali harus segera dipindahkan,” ujarnya.

Sebelumnya, pihak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah merilis kawasan di Jakarta yang terendam banjir. Sedikitnya ada 2.755 kepala keluarga (KK) yang saat ini terkena banjir akibat meluapnya Sungai Ciliwung dan Sungai Pesanggrahan.

Share this post:

Recent Posts