Fenomena Ombak Pasang Berwarna Merah Di Teluk Lampung | Terasing.com | Cerita Dewasa | Foto Hot | Prediksi Bola

Online Betting Terpercaya Poker dan Domino Online Terbaik Agen Domino Online Agen Bola Agen poker, judi poker Poker Online Poker Online Terpercaya Bandar Online Terpercaya Pokerclub88 Capsa Susun Bandar Q Bandar Q Agen Online Terpercaya Agen Poker Domino99 Capsa AduQ BandarQ Online Agen Togel Online Asli4D Agen Poker BandarKiu Online ituQQ Agen Judi BandarQ BandarPoker Domino Online Indonesia Agen Judi Online Casino & SportsBook Agen Poker Domino QQ Online Agen Poker Domino QQ Online Judi Poker Domino 99 Online Judi Poker Domino 99 Online Agen Togel Nasional Online Poker Online Judi Casino dan Togel Online Indonesia Poker Online
Top Live Score dan Prediksi Online Live Togel Agen Judi Bola SBOBET Casino & Taruhan bola Online
Texas Poker Uang Asli Golbet88 - Agen Bandar Betting Bola Online

Fenomena Ombak Pasang Berwarna Merah Di Teluk Lampung

Poker Online Poker Online

GEDONG TATAAN, – Selain cuaca ekstrem, fenomena pasang merah yang mengakibatkan matinya puluhan ribu ikan di Teluk Lampung dipicu oleh tingginya pencemaran di perairan. Polutan merupakan sumber nutrisi bagi fitoplankton yang sepekan terakhir meledak populasinya.

Fenomena Ombak Pasang Berwarna Merah Di Teluk Lampung
Miriam GodfreyRed Tide

Hal itu dikemukakan Endang L Widiastuti, dosen Ilmu Biologi Kelautan Universitas Lampung, Rabu (19/12/2012). ”Polutan bisa berasal dari limbah rumah tangga, industri, ataupun budidaya perikanan intensif. Arus dan kondisi perairan di Teluk Lampung yang tenang mendorong meledaknya populasi plankton,” ujarnya.

Puluhan ribu ikan berbagai jenis, terutama yang dibudidayakan di keramba jaring apung, di Teluk Lampung mati. Warna perairan berubah menjadi coklat kemerahan.

Di pesisir Teluk Lampung saat ini berdiri banyak pabrik, industri batubara, dan tambak udang intensif. Perairan Teluk Lampung bagian utara juga dipenuhi limbah rumah tangga.

Ketua Forum Komunikasi Kerapu Lampung Mulia Bangun Sitepu mengatakan, fenomena pasang merah baru pertama terjadi di Teluk Lampung. Hal itu tidak terlepas dari semrawutnya tata ruang di Teluk Lampung. ”Sejak lama, kami mendesak perlunya zonasi peruntukan,” kata Sitepu.

Muawanah, Penyelia Laboratorium Kualitas Air Balai Besar Pengembangan Budidaya Laut Lampung, mengatakan, meledaknya populasi fitoplankton rata-rata hanya dua pekan. Sejauh ini belum ada solusi untuk mengatasi ledakan Cochlodinium polykrikoides beracun itu.

Share this post:

Recent Posts