Ingin Beri Pendidikan Seks, Ibu Ini Ajak Anak ke Tempat Prostitusi | Terasing.com | Cerita Dewasa | Foto Hot | Prediksi Bola

Online Betting Terpercaya Poker dan Domino Online Terbaik Agen Bola Domino Online, Dominobet, Agen Poker, Agen Domino Terpercaya Agen Domino Online Agen Bola Agen poker, judi poker Poker Online Poker Online Terpercaya Bandar Online Terpercaya Pokerclub88 Capsa Susun Bandar Q Bandar Q Agen Online Terpercaya Agen Poker Domino99 Capsa AduQ BandarQ Online Agen Togel Online Asli4D Agen Poker BandarKiu Online ituQQ Agen Judi BandarQ BandarPoker Domino Online Indonesia Agen Judi Online Casino & SportsBook Agen Poker Domino QQ Online Agen Poker Domino QQ Online Judi Poker Domino 99 Online Judi Poker Domino 99 Online Agen Togel Nasional Online Poker Online Judi Casino dan Togel Online Indonesia Poker Online
Top Live Score dan Prediksi Online Live Togel Agen Judi Bola SBOBET Casino & Taruhan bola Online
Texas Poker Uang Asli Golbet88 - Agen Bandar Betting Bola Online

Ingin Beri Pendidikan Seks, Ibu Ini Ajak Anak ke Tempat Prostitusi

Poker Online Poker Online

Di usia remaja, wajar bila seorang anak memiliki rasa ingin tahu soal seks lebih banyak. Karena tak ingin anaknya terjerumus di perilaku seks berbahaya, seorang ibu pun memberikan pendidikan seks dengan langsung mengajak sang anak ke tempat prostitusi.

Ingin Beri Pendidikan Seks, Ibu Ini Ajak Anak ke Tempat Prostitusi

Jayne Goh (47 tahun) merasa khawatir ketika putranya, Jaymes Tan (15 tahun), mulai penasaran dan menyusuri salah satu tempat prostitusi saat masih menggunakan seragam sekolah.

“Dia masih SMP dan saya pernah mendengar beberapa teman-temannya mengunjungi Geylang (tempat prostitusi di Singapura) karena rasa ingin tahu. Dan beberapa pekerja seks mendekati anak-anak itu untuk ‘berbisnis’,” ujar Jayne Goh, seperti dilansir Asiaone, Kamis (1/10/2012).

Karena khawatir dengan perkembangan sang anak yang sedang pubertas, Jayne pun akhirnya memutuskan untuk melakukan eksperimen sosial dan mengajak anaknya langsung ke tempat prostitusi tersebut.

“Saya lebih suka membiarkannya memuaskan rasa ingin tahunya daripada dia melakukan hal-hal itu di belakang saya,” jelas wanita yang bekerja di industri komunikasi ini.

Jayne membiarkan putranya menyusuri jalanan Geylang dan membekalinya dengan tape recorder. Ia melihat beberapa pekerja seks mencoba mendekati anaknya dan menawarkan jasa dengan harga murah. Saat sudah terpojok, ibu ini akan mengirimkan ‘penyelamat’ untuk putranya, agar si pekerja seks tak berhasil menghasutnya.

Meski metode pendidikan seks ini aneh, suaminya Christopher Tan (54 tahun), seorang dokter mata, mendukung metode Jayne sepenuhnya.

Share this post:

Recent Posts