Inilah Suku Asli Indonesia Yang Menggunakan Tulisan Korea | Terasing.com | Cerita Dewasa | Foto Hot | Prediksi Bola

7live - Bandar Bola | Taruhan Bola | Judi Bola Online Terpercaya Agen Bola Terpercaya Master Agen Judi Agen Bola Poker88 Poker Online asiabet7.com asdewa Agen Poker Agen Bola Online Agen Bola Online Agen Bola Online Agen Poker Online Agen Bola Online Agen Bola Online Agen Taruhan Bola Agen Bola Terpercaya Agen Poker Capsa Online Poker Online Judi Casino dan Togel Online Indonesia Poker Online
Top Live Score dan Prediksi Online
Agen Bola Agen Bola Agen Poker Indonesia Maxpoker88.com Top Judi Poker Online Domino QQ Ceme Uang Asli Terpercaya Agen Bola Terpercaya Agen Poker Online Agen Poker

Inilah Suku Asli Indonesia Yang Menggunakan Tulisan Korea

Poker Online

Ternyata tidak semua penduduk Indonesia menggunakan Bahasa Indonesia sebagai sarana tulis menulis. Suku di pedalaman Buton, Sulawesi Selatan, Cia-cia misalnya.

Inilah Suku Asli Indonesia Yang Menggunakan Tulisan Korea

Inilah Suku Asli Indonesia Yang Menggunakan Tulisan Korea

Suku Cia-cia yang berada di Kepulauan Buton, Baubau, Sulawesi Tenggara ini memang telah lama menggunakan tulisan Korea atau Hangeul ketika mereka menulis dan membaca. Suku Cia-cia sebenarnya bisa berbahasa dalam Bahasa Indonesia. Namun awalnya mereka buta huruf sehingga tidak bisa menulis.

Huruf Hangeul yang memiliki 24 karakter diperkenalkan oleh King Sejong pada tahun 1443 untuk menggantikan karakter huruf China di Korea. Fakta ini menjadi berita besar baik bagi orang Korea sendiri, maupun oleh warga Asia, maupun dunia. Orang Korea amat bangga dengan kebudayaannya.

Menurut seorang teman yang pernah ke Korea, di sana jarang orang pakai mobil-mobil impor. “Kebanyakan orang Korea pakai mobil Hyundai sebab diproduksi Korea sendiri,” katanya.

Kebanggaan akan budaya ini menjadi api yang membakar nasionalisme dan menebalkan identitas bangsanya.

Bisa dibayangkan betapa hebohnya orang Korea ketika mengetahui bahwa ada satu etnis kecil di Indonesia, di tengah Pulau Buton, yang belajar alfabet Korea untuk menuliskan bahasanya sendiri. Ini adalah berita besar buat mereka.

Perlu dicatat, hanya alfabet saja yang digunakan bukan bahasanya. Bahasa tetap menggunakan Bahasa Indonesia.

Aktifitas nelayan di salah satu desa / pemukiman suku Cia-Cia di pesisir Pulau Batuata

Share this post:

Recent Posts