Mau Tahu Penghasilan PSK Bandung Perbulanya | Terasing.com | Cerita Dewasa | Foto Hot | Prediksi Bola

Online Betting Terpercaya Poker dan Domino Online Terbaik Agen Bola Domino Online, Dominobet, Agen Poker, Agen Domino Terpercaya Agen Domino Online Agen Bola Agen poker, judi poker Poker Online Poker Online Terpercaya Bandar Online Terpercaya Pokerclub88 Capsa Susun Bandar Q Bandar Q Agen Online Terpercaya Agen Poker Domino99 Capsa AduQ BandarQ Online Agen Togel Online Asli4D Agen Poker BandarKiu Online ituQQ Agen Judi BandarQ BandarPoker Domino Online Indonesia Agen Judi Online Casino & SportsBook Agen Poker Domino QQ Online Agen Poker Domino QQ Online Judi Poker Domino 99 Online Judi Poker Domino 99 Online Agen Togel Nasional Online Poker Online Judi Casino dan Togel Online Indonesia Poker Online
Top Live Score dan Prediksi Online Live Togel Agen Judi Bola SBOBET Casino & Taruhan bola Online
Texas Poker Uang Asli Golbet88 - Agen Bandar Betting Bola Online

Mau Tahu Penghasilan PSK Bandung Perbulanya

Poker Online Poker Online

Pekerja Seks Komersial (PSK) di Bandung yang beroperasi di Jalan Saritem, Kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Andir, Bandung, Jawa Barat, mengaku bisa mengantongi uang hingga Rp 7 juta sebulan, bahkan lebih.

Mau Tahu Penghasilan PSK Bandung Perbulanya

“Ya, kisaran segitu. Tapi, tergantung kerja kita dan berapa banderol kita. Besar kecil gaji kita tergantung seberapa banyak kita main dengan tamu,” kata salah satu PSK Saritem, Yesy –bukan nama sebenarnya, saat makan siang di salah satu warung tegal di Jalan Saritem, belum lama ini.

Meski terbilang PSK yunior, Yesy mengaku betah melakoni pekerjaan haramnya itu. Sebab, dengan menjadi PSK penghasilannya bisa “membeludak” hebat, tidak seperti karyawan atau pekerja pada umumnya. “Paling besar tak terhingga, bahkan bisa nyampe puluhan juta per bulan. Apalagi kalau pasaran harga kita tinggi, bisa membeludak penghasilan kita,” kata Yesy.

Yesy mengaku, untuk masing-masing PSK ada banderol harga tersendiri. Kebijakan penentuan harga itu ditentukan oleh sang majikan, tergantung dengan “kualitasnya”. Yesy sendiri mengaku dibanderol seharga Rp 250 ribu. Sementara, di Saritem ada macam-macam harga, mulai dari Rp 150.000 hingga jutaan rupiah, untuk tiap 60 menit.

Belum lagi biaya sewa kamar Rp 30-50.000, dan biaya membeli minuman seperti bir. “Dari uang itu nantinya dibagi tiga, pertama majikan saya, kedua saya, dan ketiga calo, itu juga kalau tamunya diantar sama calo. Kecuali uang bir hanya masuk ke kantong sang majikan saja,” kata Yesy.

Lalu, masih ada uang tips dari para hidung belang. Karenanya, sebisa mungkin, si PSKharus bisa memuaskan pelanggannya, karena mereka umumnya berharap mendapatkan tips tambahan. “Keseringan dikasih tips Rp 100.000. Ada yang kasih lebih ada juga yang engga ngasih sama sekali,” ungkap Yesy.

Share this post:

Recent Posts