Wanita Ini Menjadi Buruan Karena Fotonya Bersama Bayi Aborsinya Beredar Di Internet | Terasing.com | Cerita Dewasa | Foto Hot | Prediksi Bola

Online Betting Terpercaya Poker dan Domino Online Terbaik Agen Bola Domino Online, Dominobet, Agen Poker, Agen Domino Terpercaya Agen Domino Online Agen Bola Agen poker, judi poker Poker Online Poker Online Terpercaya Bandar Online Terpercaya Pokerclub88 Capsa Susun Bandar Q Bandar Q Agen Online Terpercaya Agen Poker Domino99 Capsa AduQ BandarQ Online Agen Togel Online Asli4D Agen Poker BandarKiu Online ituQQ Agen Judi BandarQ BandarPoker Domino Online Indonesia Agen Judi Online Casino & SportsBook Agen Poker Domino QQ Online Agen Poker Domino QQ Online Judi Poker Domino 99 Online Judi Poker Domino 99 Online Agen Togel Nasional Online Poker Online Judi Casino dan Togel Online Indonesia Poker Online
Top Live Score dan Prediksi Online Live Togel Agen Judi Bola SBOBET Casino & Taruhan bola Online
Texas Poker Uang Asli Golbet88 - Agen Bandar Betting Bola Online

Wanita Ini Menjadi Buruan Karena Fotonya Bersama Bayi Aborsinya Beredar Di Internet

Poker Online Poker Online

Terjadi kehebohan belum lama ini di China saat seorang wanita bernama Feng Jianmei menggugurkan janinnya yang berusia 7 bulan. Banyak kecaman dilontarkan untuk negeri Tirai Bambu ini. Pemerintah Kota Ankang, Wilayah Shaanxi, China meminta maaf atas beredarnya gambar Feng bersama si janin di internet.

Wanita Ini Menjadi Buruan Karena Fotonya Bersama Bayi Aborsinya Beredar Di Internet

Akibatnya Feng dan suaminya menjadi sasaran kemarahan banyak orang karena kasus tersebut. Para pendemo menggantung spanduk di sebuah jembatan serta menghina Feng dan keluarganya.

Wanita Ini Menjadi Buruan Karena Fotonya Bersama Bayi Aborsinya Beredar Di Internet

Sejak beredarnya foto-foto ini, Feng dan suaminya bersembunyi. Kerabat-kerabat Feng mengatakan keluarganya memperoleh kekerasan saat keluar rumah dan meninggalkan rumah sakit . Ia menduga hal tersebut didalangi oleh pegawai pemerintah setempat yang merasa malu karena kasus ini terkspos ke seluruh dunia. Namun saat ditanyakan mengenai bukti yang dimilikinya, ia mengaku tidak bisa membuktikannya.

Pemerintah China sendiri memberlakukan kebijakan satu anak dalam setiap keluarga dalam program keluarga berencana untuk mengendalikan ledakan jumlah penduduk.

Feng Jianmei terpaksa menggugurkan janinnya yang berusia tujuh bulan setelah tidak mampu membayar denda karena melanggar undang-undang tersebut.

Share this post:

Recent Posts